|
Latar Belakang Buah Noni Untuk Kesehatan Manusia
Pohon mengkudu yang dalam bahasa latin disebut Morinda Citrifolia L, merupakan tumbuhan tropis asli Indonesia yang menyebar hingga kepulauan Hawaii dan French Polynesia sejak 2000 tahun yang lalu. Di sana, pohon mengkudu dikenal sebagai pohon NONI, NONU, atau NHAU. Penyebarannya dilakukan oleh para pelaut Indonesia ketika melakukan pelayaran. Mereka membawa perlengkapan pelayaran dan tanaman-tanaman yang dianggap keramat, salah satu diantaranya adalah pohon mengkudu.
Sebagai bukti, dapat dilihat dari cara penggunaan buah mengkudu sebagai obat tradisional di setiap daerah / negara yang memilikinya. Seperti di beberapa daerah di Indonesia, dukun Kahunas (tabib) di Hawaii pun menggunakan buah mengkudu sebagai penambah tenaga. Sejak dulu, buah mengkudu juga dipercaya untuk mengatasi darah tinggi, demam, nyeri, dan infeksi.
Tulisan-tulisan kuno yang diturunkan dari generasi ke generasi, menyatakan bahwa buah mengkudu adalah komposisi utama di dalam setiap resep pengobatan alami.
Mengkudu Saat Ini
Sejak 5 tahun yang lalu, penggunaan buah mengkudu marak di benua Amerika dan saat ini mulai menyebar ke Jepang, Korea, dan Eropa. Mengapa orang-orang mempercayai keampuhan buah ini? Hal ini disebabkan karena banyaknya penelitian yang dilakukan oleh para ahli pengobatan, ahli tumbuhan, atau disiplin ilmu lainnya. Mereka menemukan zat-zat di dalam buah mengkudu yang ternyata benar-benar berguna untuk mengatasi berbagai penyakit sebagaimana dipercaya sejak dulu.
Jus Mengkudu merangsang tubuh memproduksi Nitric Oxide (NO), senyawa yang berguna agar dinding saluran darah menjadi relax dan melebar, menurunkan tekanan darah, membantu berbagai keluhan atau gangguan jantung dan meningkatkan vitalitas pria.
Beberapa sumber mengatakan bahwa Jus Mengkudu sangat bermanfaat bagi penderita kencing manis. Juice Mengkudu walaupun jumlahnya sangat sedikit ternyata cukup ampuh untuk membunuh bakteri, karena dalam Juice Mengkudu terdapat scopoletin yang mempunyai fungsi membunuh bakteri.
Percobaan pada tikus membuktikan bahwa konsumsi Juice Mengkudu menghasilkan kadar asam empedu dalam darah yang lebih rendah. Karena asam empedu berkurang, maka kholesterol digunakan untuk mensintesis asam empedu yang baru, sehingga total kolesterol dalam darah berkurang.
Hasil penelitian yang terpenting pada Sari mengkudu adalah, ditemukannya sekitar 140 macam zat, termasuk juga bahan nutrisi yang berguna bagi tubuh.
- THE NONI PHENOMENON, NEIL SOLOMON, MD,PhD
- MENGKUDU (Manfaat untuk Sembelit hingga Kanker) - T. Nishigaki BS Pharm, PhD, Ingrid S. Waspodo, Msc, PhD.
|